Show me your feelings are about to burst
Tell it to me you fool
Si Ganteng
versi ibu saya


Ayo Ngobrol
Tak Kenal Maka Tak Sayang
Cbox here. < 200px.
Terima Kasih
Kepada Pembuat Template Ini
Layout, icons, and pixel background coded/created Gabby. Images from wehearit. Inspiration from nic96ole and disasterf-all. All content belongs to cucumblr.blogspot unless stated so.
Posted on
<$BlogDateHeaderDate $>
Malaikat Tadi Datang Menyapa
Seperti yang sudah pernah saya singgung-singgung sebelumnya. Saat ini saya sedang menjalani fase baru dalam kehidupan sebagai mahasiswa Kerja Praktek di PT Telekomunikasi Indonesia. Dan entah kenapa, fase baru kehidupan saya ini bisa dibilang kelam.

Kenapa kelam?

Karena saya hanya duduk diam di depan laptop saya sepanjang hari.

Mengerjakan pekerjaan? Tentu saja tidak.

Belajar materi kerja praktek? Tentu saja bukan.

Saya hanya berselancar di dunia maya. Nyampah di timeline twitter. Ngatain orang di grup fesbuk. Blogwalking ke banyak orang. Main game. Main Football Manager. Main game bridge. Hal ini dikarenakan pembimbing kami entah kenapa sibuk sekali, dan kami bagai anak ayam kehilangan induknya. Bingung hendak melakukan apa. Bingung gimana caranya ngurusin badan. dsb.

Dan di hari pertama, semuanya terasa menyenangkan. Ditambah empuknya sang kursi menyebabkan saya betah ada di sana, dan merasa bahwa kehidupan 2 bulan seperti ini nampaknya tidak buruk.

Namun di hari kedua, semuanya berubah 180 derajat.

Main FM saya bosan. Main bridge saya bosan. Nyampah di timeline twitter saya bosan. Ngatain orang di fesbuk memangĀ  tetap menyenangkan, hehe, namun tetap saja terlalu banyak unsur bosannya disana. Bahkan jam kerjanya pun tidak jelas. Jam istirahatnya juga tidak jelas.

Kelam sekali hidup saya. Saya yang biasanya hiperaktif kesana dan kemari. Mengerjakan proker yang berjubel jumlahnya. Rapat ini, rapat itu, kumpul ini, kumpul itu, makan ini, makan itu. Sekarang hanya bisa diam atau dipaksa diam atau entahlah apa itu namanya.

Hingga akhirnya malaikat datang.

Bukan, bukan Izrail.

Malaikat dalam tanda kutip. Seseorang menghampiri saya dan kelompok saya setelah jam makan siang, sekitar jam 2 siang dikala lumut mulai tumbuh di kulit saya. Dan ia tanpa tedeng aling-aling langsung bertanya,

'Ada yang bisa macro excel?'

Kami hanya bisa saling berpandangan. Tidak mengerti sama sekali. Namun otak licik kami nampaknya berputar di frekuensi yang sama, dan kami pun serempak langsung manggut-manggut,

'Oh iya pa, Macro ya, Ada apa memang?'

'Saya sedang ada masalah nih dengan kerjaan yang menggunakan macro. Sedang tidak ada kerjaan?'

Kami menggeleng dengan penuh keyakinan.

'Bisa bantu saya?'

Saat kata-kata terucap hati saya langsung berbunga-bunga. Tersenyum tiada akhir. Dan semua hormon di tubuh saya kembali berjalan dengan deras. Lumut di kulit saya hilang dengan cepatnya, digantikan rona-rona kemerahan tanda sirkulasi darah yang kembali berjalan dengan normal.

Saat itulah saya baru merasakan, betapa nikmatnya punya pekerjaan.